14 March 2010

Variable dalam Java Script

1.1  Konsep Variabel     
Variable  adalah  suatu obyek yang berisi  data data,  yang mana dapat  di modifikasi selama pengeksekusian program. Di JavaScript kita bisa memberikan nama variabel  sepanjang yang kita suka, akan tetapi harus memenuhi kriteria berikut ini .

•  Nama variabel harus dimulai oleh satu huruf (huruf besar maupun huruf kecil) atau satu
karakter ''_''.
•  Nama variabel bisa terdiri dari huruf huruf, angka angka atau  karakter _ dan & (spasi
kosong tidak diperbolehkan).
•  Nama variabel tidak boleh memakai nama nama berikut ini (reserved oleh program)

-    abstract 
-    boolean break byte 
-    case catch char class const continue 
-    debugger default delete do double 
-    else export extends 
-    false final finally float for function 
-    goto 
-    if, implements, import, in, infinity, instanceof, int, interface 
-    label, long 
-    native, new, null 
-    package, private, protected, public 
-    return 
-    short, static, super, switch, synchronized 
-    this, throw, throws, transient, true, try, typeof 
-    var, void, volatile 
-    while, with 
berikut ini adalah contoh pemberian nama variabel yang benar dan tidak benar :


1.2 Mendeklarasikan Variabel
Penulisan variabel JavaScript sangatlah fleksibel, dan tidaklah terlalu rumit dan ketat, sehingga kita tidaklah terlalu sering menerima pesan  error  pada saat menjalankan program. Sebagai contoh deklarasi variabel di JavaScript dapat kita lakukan dengan dua cara :

• eksplisit : dengan menuliskan kata kunci  var  kemudian diikuti dengan nama variabel dan nilai dari variabel :
var test = “halo”

• implisit : dengan menuliskan secara langsung nama dari variabel dan diikuti nilai dari variabel :
test = “halo”

Navigator secara otomatis akan memperlakukan  pernyataan itu sebagai deklarasi dari sebuah variabel. Pada navigator versi lama mungkin terjadi kasus di mana navigator tidak mengenali pendeklarasian variabel secara implisit,  maka disarankan untuk  menggunakan cara  eksplist dalam menulis program JavaScript.

Berikut ini adalah contoh pendeklarasian variabel dengan kedua cara tersebut. 



1.3 Peletakan variabel (global atau lokal)
Berdasarkan tempat dimana kita  mendekalarasikan suatu variabel, variabel bisa diakses dari seluruh bagian program atau hanya di  dalam bagian tertentu dari program. Pada saat suatu variabel di  deklarasikan  tanpa menggunakan kata  kunci  var, atau bisa  kita sebut  dengan cara implisit , maka variabel itu bisa di akses dari seluruh bagian program(semua  fungsi di dalam program dapat memanggil dan memakai variabel  ini),  dan  kita sebut variabel ini sebagai variabel global.
Sebaliknya jika kita  mendeklarasikan dengan cara  eksplisit suatu variabel JavaScript ( pendeklarasian variabel  dengan menggunakan kata kunci  var ), maka kemungkinan pengaksesan variabel tersebut  bergantung lokasi dimana dia dideklarasikan :
-    Jika dia dideklarasikan dibagian awal dari skrip program, yang artinya sebelum pendeklarasian semua fungsi, maka semua fungsi di dalam program bisa mengakses variabel ini, dan  variabel ini menjadi variabel global.
-    Jika dia deklarasikan dengan menggunakan kata kunci  var di dalam suatu fungsi tertentu, maka variabel itu hanya bisa di akses dari dalam fungsi tersebut, dan artinya variabel ini tidak berguna bagi fungsi fungsi  yang lain, dan kita sebut variabel ini menjadi variabel lokal  Mari kita lihat contoh berikut ini :



Dari contoh diatas, variabel a dideklarasikan secara eksplisit di awal dari skrip program dan juga di deklarasikan di dalam fungsi . berikut ini hasil dari program diatas.

Dua kali dari 4 adalah 8
Nilai dari a adalah 12

Berikut ini adalah contoh lain dimana variabel di deklarasikan secara implisit di dalam suatu
fungsi :



Berikut ini hasil dari program diatas.

Dua kali dari  4 adalah 8
Nilai dari a adalah 8


1.4  Jenis jenis data dari variabel     
Di JavaScript, kita tidak perlu mendeklarasikan jenis variabel yang akan kita gunakan, sebaliknya di bahasa bahasa pemrograman yang lain (yang lebih advanced) seperti bahasa C atau  Java  kita harus mendeklarasikan secara detail  apakah variabel yang digunakan tersebut adalah  merupakan suatu bilangan bulat (int ), bilangan desimal (float), karakter (char), dan lainnya …

Sebenarnya di JavaScript sendiri, kita hanya bisa memanipulasi 4 jenis data yaitu :
•   Bilangan : bulat atau desimal, yang kita sebut sebagai integer atau float 
•   Kata (kumpulan huruf) : kita sebut string
•  Boolean : suatu variabel yang mempunyai dua nilai dan berfungsi untuk memeriksa suatu kondisi :
o  true : jika kondisinya benar
o  false : jika kondisinya salah
•  variabel dengan jenis  null : satu kata khusus (termasuk keyword juga) untuk
menjelaskan bahwa tidak ada data didalamnya.

1.4.1 Integer(bilangan bulat)
bilangan bulat dapat ditampilan dalam beberapa basis berikut ini :
•basis desimal : integer di tuliskan dalam urutan unit bilangan (dari 0 sampai dengan 9), permulaan bilangan tidak boleh dimulai oleh angka 0
•  basis heksadesimal : dituliskan dalam urutan unit bilangan dari 0 sampai dengan 9 atau urutan huruf dari A sampai dengan F (atau a sampai dengan f), permulaan bilangan dimulai oleh  0x atau 0X 
•  basis oktal : dituliskan dalam urutan unit angka dari 0 sampai dengan 7, permulaan bilangan dimulai dengan angka 0

1.4.2 Float (bilangan desimal)     
bilangan  desimal bisa kita sebut juga sebagai bilangan pecahan atau bilangan yang bisa  kita tuliskan dalam bentuk menggunakan  tanda koma. Bilangan ini juga bisa di tuliskan dengan
beberapa cara berikut 
•  bilangan bulat desimal : 895
•  bilangan dengan tanda koma : 895,12
•  bilangan pembagian : 27/11
•  bilangan eksponensial : bilangan dengan tanda koma , kemudian diikuti oleh huruf  e(atau E), kemudian diikuti oleh bilangan bulat yang artinya pangkat dari bilangan 10
(+ atau -, pangkat postitif atau negatif), contoh :

var a = 2.75e-2;
var b = 35.8E+10;
var c = .25e-2;



1.4.3 String     
String adalah kumpulan dari karakter,  kita deklarasikan variabel string menggunakan tanda (') atau ("),  kedua tanda tersebut harus digunakan secara berpasangan  dan tidak bisa digunakan secara sendiri sendiri atau bercampur. Berikut  ini adalah beberapa cara untuk mendeklarasikan variabel string :

var a = "Hallo";
var b = 'Sampai Ketemu Lagi !';

Ada beberapa karakter spesial yang  bisa kita gunakan untuk  mensimulasikan bagian  dari karakter yang tidak terlihat (non visual) dan juga untuk menghindarkan kemungkinan navigator  "mengalami kebingungan"  dalam  membedakan antara string dan skripnya sendiri,
karakter spesial ini menggunakan simbol antislash (\), beberapa contoh karakter spesial tersebut

•  \n   : kembali ke baris awal  
•  \r   : menekan tombol ENTER
•  \t   : tab
•  \"   : tanda petik ganda
•  \'   : tanda petik tunggal
•  \\   : karakter antislash

satu contoh lagi, misalnya kita ingin menyimpan variabel judul (string) berikut ini :

Ada apa di dalam "c:\windows\"

Kita harus menuliskannya dalam bentuk berikut ini di dalam JavaScript :
Judul = "Ada apa di dalam \"c:\\windows\\\"";

Atau bisa juga dengan cara berikut ini (menggunakan tanda petik tunggal) :

Judul = 'Ada apa di dalam "c:\\windows\\"';

Untuk memanipulasi variabel String, JavaScript mempunyai satu obyek  yang  bernama obyek String (lihat  subbab 2.2.5),  yang terdiri dari  beberapa metode untuk membuat  variabel string dan memanipulasinya.

3.4.4 Booleans
     boolean adalah satu variabel khusus yang berguna untuk mengevaluasi suatu kondisi tertentu, oleh karenanya boolean mempunyai dua nilai :
•  True :  diwakili oleh nilai 1
•  False : diwakili oleh nilai 0


Artikel Terkait:

3 komentar:

Alrezamittariq said...

dulu dapet D waktu makul ini sob...hahahaha

Farhan Hariri said...

hehe,emg susah bljr java sob....

Dweey Lyst said...

wow..pinter bener loe sob(new plend)..!!
mkasih dah mau bbagi ilmu.!!
tp jangan lupa linkback and followback za sob..!!
di dweey-lysty.blogspot.com

Post a Comment

Tinggalkan Komentarmu Sob.

Sedikit Tentang Aye

Cari di Blog ini

Sobat Aye

Pesan Sobat

 
Copyright © Blognya Farhan